Motivasi Sukses: Berani Gagal dan Berani Sukses!

Berani Gagal dan Berani Sukses! - Assalamu'alaikum wr. wb. Selamat datang di blog Kami. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sebuah artikel yang berjudul Berani Gagal dan Berani Sukses. Semoga dengan tulisan ini sobat dapat termotivasi dan menjadi bahan renungan untuk kita semuanya.

Berani Gagal dan Berani Sukses

Berani Gagal dan Berani Sukses!

Kata gagal adalah momok yang terkadang ditakuti sang sebagian orang yg berjuang buat meraih kesuksesan. Perlu kita ketahui bahwa kegagalan itu merupakan paket dari kesuksesan (tidak mampu dipisahkan), karena kesuksesan adalah output menurut akumulasi kegagalan, kegagalan, & kegagalan yang dialami sampai mencapai titik akhir kegagalan itu sendiri, yakni kesuksesan.

Kalau Sobat belum pernah mengalami kegagalan maka Sobat belum pernah merasakan sukses yg sejati. Karena setiap pemenang itu terlahir berdasarkan fase kegagalan terlebih dahulu. Hampir semua orang sukses yg kita kenal pasti pernah mengalami kegagalan. Jadi kalau Sobat sudah pernah gagal & gagal, berarti tinggal kapan suksesnya saja. Iya kan?

Berani Gagal dan Berani Sukses

Lihatlah tokoh-tokoh berpengaruh pada global ini, di antaranya Thomas Alva Edison, seorang penemu lampu pijar yg pernah gagal hingga ribuan kali sampai pada akhirnya menemukan bola lampu pijar yg sanggup digunakan oleh rakyat dan membarui dunia ini.

Dari pengalamannya kita bisa manarik ilmu yang sangat luar biasa untuk bisa meraih kesuksesan kita pula, di antaranya sikap curiousity, rasa ingin tahu dan penasaran yang begitu besar dari Edison membuatnya mencari cara baru untuk bisa berhasil, dan wajarlah hasilnya dengan membuat bola lampu pijar mampu membuat dunia bisa terang di malam hari (Sobat bisa bayangkan sendiri apa jadinya kalau Edison gagal menciptakan bola lampu pijar!).

Baca Juga:Nasib & Takdir, Beda tapi Sama!

Cerita yg unik jua menurut Kolonel Sanders pada usia 66 tahun. Seorang pensiunan angkatan darat Amerika Serikat ini berusaha menawarkan resep bumbu ayamnya hingga lebih dari seribu restoran pada negaranya, tetapi yg terdapat hanyalah penolakan. Lantaran resep bumbu ayamnya tidak dipercaya oleh ribuan restoran!

Apakah dia berhenti menawarkan resep bumbu ayamnya karena penolakan itu? Ternyata tidak! Oenawarannya yang lebih 1000 kali itu pada akhirnya membuat resepnya diterima pula oleh sebuah restoran biasa, yang saat ini sudah jutaan konsumen menyukai menu ayam goreng ini, sehingga lahirlah KFC dan akhirnya tumbuhlah salah satu Franchise terbesar di industri waralaba makanan siap saji di dunia.

Dari sinilah kita belajar bahwa usia bukan menjadi perkara, tetapi seberapa acapkali Sobat mencoba dan terus mencoba hingga berhasil. Itulah makna dari kegigihan. Tentu masih banyak lagi tokoh sukses yang dikenal menjadi ?Raja Kesuksesan?, namun mereka juga ternyata dikenal sebagai julukan ?Raja Kegagalan?!

Ternyata, begitupula menggunakan kita sejak masih bayi. Hasil survei menerangkan bahwa diharapkan rata-rata 240 kali jatuh bangun untuk bisa berjalan, & waktu itu setiap bayi tidak pernah menyalahkan orang tua ataupun lantai yg licin, karena sejak kelahiran kita sudah dikaruniakan sang Yang Maha Kuasa sebuah kekuatan positif dan mental pemenang.

Menurut Sobat, apa yang terjadi jika para bayi berhenti berlatih berjalan? Tentu nir terdapat manusia yang bisa berjalan pada muka bumi ini! Ternyata mental sukses itu telah ada tertanam bertenaga pada diri kita sesungguhnya.

Contoh kecil yang lebih konkrit, sebelum bayi yg lahir itu berawal berdasarkan sebuah usaha dalam rahim seseorang bunda. Sejak proses perubahan satu sel ovum oleh sejuta sel sperma, namun yg bisa membuahi sel ovum tersebut hanya satu sel sperma saja dan itu pula yg berhasil lahir kedunia ini. Terus siapakah itu? Ya, betul sekali! Itulah kita seluruh wahai pembaca yang budiman.

Sesungguhnya kita sudah terlahir menjadi seseorang pemenang, terus mengapa kita nir ingin mempertahankan kemenangan itu pada global ini buat kedua kalinya!

Memang pada kenyataanya bahwa sukses itu tidak terdapat ynag instan. Semua membutuhkan proses, lantaran mie instan sekalipun ternyata masih butuh proses jua buat dihidangkan, ya nggak? Nah, kegagalan itu keliru satu prosesnya. Jadi, lumrah saja! Sukses itu dari berdasarkan sebuah singkatan dua suku kata, yakni suk ses = ?Senang proses?! Jadi para pemenang itu mengasihi prosesnya dan penekanan dalam goals (tujuan) yang ditentukannya. Nikmati saja prosesnya & berdasarkan situlah sobat akan menjadi lebih andal. Seseorang yang pernah mengalami kegagalan mempunyai kelebihan yang nir dimiliki sang orang yang nir mau me;ewati proses keberhasilan itu.

Pertama, pengalaman yg berharga. Sobat sudah melewati sebuah fase pembentukan karakter dan sobat telah tau cara buat gagal sebagai akibatnya Sobat tidak akan melewati cara yg itu lagi. Betul?

Kedua merupakan ilmu. Sobat telah membentuk sebuah teori sendiri, yakni ?Teori kegagalan?. Teori ini merupakan output praktek Sobat sebagai akibatnya sebagai berharga buat banyak orang. Loh, kok bisa? Iya dong, agar orang lain memahami bahwa teori tersebut merupakan teorinya orang pernah gagal sehingga nir perlu dipakai lagi. Alias kelinci percobaan! Hehehe

Sobat akhirnya menemukan cara yg lebih baik buat kesuksesan sobat geluti saat ini. Suatu saat Albert Einstein, seorang ilmuan yg paling berpengaruh sepanjang sejarah menyampaikan seperti ini, ?Apabila Sobat melakukan hal yang sama buat menerima output yang berebada, itu sama dengan sinting!? Artinya, bila ingin hasil yang berbeda maka pada ubah jua polanya. Jangan lagi melakukan hal yg itu-itu saja, dan sudah niscaya hasilnya niscaya sama! Ketika Sobat melakukan cara yg tidak selaras, maka berdasarkan situlah sobat akan menemukan pola terbaik pada menggapai kesuksesan Sobat.

Selain berani gagal, kita juga ternyata harus berani sukses. Karena berani gagal saja belum cukup! Banyak yang berani atau tidak takut dengan yang namanya gagal dan pada akhirnya menjadi gagal melulu dan belum sukses juga. Kenapa demikian? Karena belum siap menerima trophy kesuksesan! Baca juga: Sukses Memiliki Faktor Kali

Di dalam mind-set kita jangan hanya ada mental “berani gagal”, justru ujung-ujung bakal gagal terus. Karena kata “gagal” sangat sakral di dalam otak kita. Sebagai contoh Sobat biasa diberi  motivasi dengan kalimat “jangan takut gagal”, tetapi akhirnya gagal juga karena hai itu sama saja dengan lumrahnya larangan dari orang tua kepada anaknya, “Jangan nakal, Nak!” pada akhirnya nakal juga anak itu! Walau maksudnya baik, namun kalimat itu sangat sakral, karena di dalam otak kita terlebih khusus di otak kanan kita ternyata merupakan temoat alam bawah sadar, dimana belahan otak ini tidak mampu membedakan antara yang baik dan buruk, karena alam bawah sadar di otak kanan manusia adalah ruang yang mengendalika tubuh kita secara otomatis (seperti jantung) dan juga hasil dari sumber rekaman hal-hal berulangkali dirasakan, dilihat, dan didengarkan oleh indera perasa, penglihatan serta pendengaran dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya menjadilah sebuah habit yang berujung menjadi karakter diri seseorang.

Sebagai model konkret kini , aku melarang sobat.

?Jangan bayangkah burung berkacamata!?

Hmm, apakah sobat sanggup membayangkan burung tidak berkacamata? Saya tahu Sobat telah membayangkannya malah. Iya nggak? Ayo ngaku, Ahahaha

Begitulah otak kanan, cepat tervisualisasi pada otak, karena alam bawah sadar tidak melihat istilah ?Jangan?, melainkan istilah ?Burung berkacamata?. Begitu pula kalimat ?Jangan takut gagal? & ?Jangan nakal?, karena yang akan terekam merupakan kata ? Gagal & nakal? Itu sendiri!

Untuk itulah, aku menggunakan kalimat ?Berani gagal dan berani sukses?. Ada 3 adjektiva yang positif & hanya terdapat satu adjektiva yg negatif, yg jikalau berulang-ulang diucapkan & pada dengarkan maka akan mendominasi pikiran Sobat sebagai lebih positif, begitu jua mental sukses lebih secara umum dikuasai dalam hidup Sobat.

Makna lain dari “berani sukses” juga dari kesiapan mental seorang pemenang. Bukan hanya seberapa banyak kegagalan yang dihadapinya, namun juga seberapa siap dengan kesuksesannya. Mempertahankan kesuksesan itu jauh lebih penting, makanya seseorang yang berani sukses, ketika dia terjatuh maka dia telah merasakan kegagalan itu dan akan mengembalikan  kesuksesannya lagi.

Contoh Valentino Rossi, seorang pembalap motor yg telah berbiasa naik podium dan juara satu pada Race MotorGP menggunakan motor balapnya pada Tim Yamaha. Sejak pindah Ke Tim Ducati, Rossi hanya sesekali saja naik podium & nir pernah kampiun satu lagi. Akhirnya dia tetapkan balik ke Yamaha buat mengembalikan & mempertahankan kesuksesannya itu! Walau kontraknya pada Tim Ducati masih ada satu tahun.

Itulah makna berani gagal & berani sukses, Sobat juga siap nih? Ciyus? Miapa? (Alayer, hehehe).

Sekian semoga bisa bermanfaat dan bermanfaat. Terimakasih...???

Wassalam...

Motivasi Sukses: Berani Gagal dan Berani Sukses! Motivasi Sukses: Berani Gagal dan Berani Sukses! Reviewed by faizi3 on 08.02 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.